RSS

Income Concepts : Recognition and Recipients

16 Mar

diresume oleh  :  Nurfita K. Dewi

 

Dalam pembahasan The Nature of Income telah dijelaskan mengenai pendekatan Physical Capital Maintenance Concept berkaitan dengan pengakuan pendapatan.  Pembahasan kali ini akan membahas mengenai pendekatan pemeliharaan modal fisik yang dianggap memiliki banyak kesulitan dalam penerapannya.  Untuk mengatasi kelemahan ini, para akuntan mengusulkan pendekatan lain dalam menentukan income yakni  :

 

 

•  Transaction approach, atau
•  Transaction Based Accounting, atau
•  Matching approach.
.
Transaction Approach
Transactions approach bersandar pada anggapan bahwa elemen-elemen dalam laporan keuangan harus dilaporkan ketika ada bukti adanya pertukaran dengan pihak luar (arm’s length transactions principe).  Pendekatan ini umumnya menuntut bahwa penghasilan yang dilaporkan merupakan akibat dari berurusan dengan pihak eksternal di luar unit laporan dan hal ini menimbulkan prinsip realisasi.
The realization principle menyatakan bahwa penghasilan harus diakui ketika proses penghasilan telah lengkap atau benar-benar lengkap dan telah terjadi pertukaran.  Transaksi pertukaran adalah dasar akuntabilitas dan menentukan pemilihan waktu pengakuan pendapatan dan jumlah yang dicatat.  Hasil laporan keuangan adalah menampilkan hubungan dari modal keuangan yang diinvestasikan (uang) dalam nilai net asset dan pengembalian dari investasi kepada pemegang saham.  Konsekuensinya, secara tradisional, dasar akuntansi transaksi adalah konsisten dengan financial capital maintenance concept.
Akuntansi berbasis transaksi berbeda dengan konsep ekonomis pendapatan dimana pendapatan akuntansi ditentukan dengan hanya megukur net assettercatat, tidak termasuk transaksi modal dan dividen, selama satu periode.
Kritik atas transaction approach dilontarkan karena pendekatan ini tidak melaporkan seluruh informasi relevan mengenai entitas bisnis.  Para penyuka intepretasi liberal berpendapat bahwa pendapatan harus memasukkan seluruh keuntungan dan kerugian dalam aktiva atau kewajiban yang diterima entitas selama periode tertentu tanpa memperhatikan apakah telah terealisasi atau belum.
Edward dan Bell mengusulkan bahwa dengan hanya sedikit perubahan dalam prosedur akuntansi sekarang, empat tipe pendapatan dapat diisolasi.  Keduanya berpendapat bahwa pengukuran ini akan lebih baik dalam mengindikasikan kekayaan dan memberikan informasi yang lebih kepada pengguna untuk menganalisa hasil perusahaan.  Empat tipe pendapatan tersebut adalah  :

1.      keuntungan operasi saat ini – kelebihan pendapatan penjualan atas biaya produksi dan penjualan.

2.      penghematan biaya yang dapat direalisasi – kenaikan harga aktiva yang dimiliki selama satu periode.

3.      penghematan biaya yang direalisasi – perbedaan antara biaya perolehan dengan harga pembelian barang dijual saat ini.

4.      keuntungan modal yang direalisasi – kelebihan hasil penjualan atas biaya perolehan dalam pelepasan aktiva jangka panjang.

Sprouse dalam menekuni penemuan AFRS Nomor 3 membahas konsep yang sedikit lebih mendekati, “berapa banyak dari apa yang dilaporkan sebagai pendapatan bukanlah pendapatan sama sekali tetapi melulu hasil palsu dari penggunaan unit sekarang dari pengukuran penghasilan dan sebuah unit usang bagi pengukuran biaya, terutama depresiasi.”

Karena hak kepemilikan berubah secara konstan, kita harus berusaha untuk mengakui secara periodik perubahan pengukuran, dan dalam hal ini kita juga harus melakukan identifikasi sifat dari perubahan.  Seperti dilaporkan pada umumnya, penghasilan sebaiknya disusun ke dalam tiga elemen, masing-masing sedapat mungkin memiliki perbedaan ekonomi yang signifikan.  Apakah margin kotor hasil dari operasi sebenarnya -perbedaan antara harga penjualan saat ini dari sebuah produk dan biaya saat ini dari biaya produksi- keduanya diukur dalam dolar hari ini?  Berapa banyak penghasilan perusahaan yang bukan merupakan hasil dari operasinya tetapi hasil dari perubahan dalam nilai aktiva yang signifikan, sebagai contoh, penawaean yang besar dari bahan mentah, mungkin segudang penuh gula?  Seperti perubahan yang secara kebetulan tepat dan tidak diperkirakan dan perlu untuk dipisahkan, jika laporan keuangan diintepretasikan dengan arti yang sebenarnya dan jika keputusan investasi rasional menjadi dasar dari pengukuran penghasilan.  Dan berapa banyak dari apa yang dilaporkan sebagai pendapatan bukanlah pendapatan sama sekali tetapi melulu hasil palsu dari penggunaan unit sekarang dari pengukuran penghasilan dan sebuah unit usang bagi pengukuran biaya – terutama depresiasi?

Edward and Bell feat. AFRS Nomor 3 mengusulkan sebuah perubahan utama yakni pelaporan keuntungan dan kerugian belum terealisasi (ditahan) dalam net asset entitas selama satu periode.  Pendapat ini berfokus pada dua poin utama yakni  :

1)  keuntungan dan kerugian tak terduga dari kepemilikan aktiva dan kewajiban tertentu harus dilaporkan sebagaimana terjadinya,

2)  perubahan dalam mengukur unit harus dieliminasi dari proses pelaporan, yang berarti laporan keuangan harus disesuaikan dari dampak inflasi.  Karenanya, laporan keuangan harus disesuaikan dengan dampak inflasi.

 

FASB baru-baru ini mengadopsi pendekatan neraca yang mendefinisikan pendapatan sebagai perubahan periodik dalam net asset.  Perubahan ini perlu karena sepanjang waktu, FASB telah mengalah pada tekanan beberapa pengguna laporan keuangan untuk mengesahkan pendekatan kinerja operasi saat ini untuk menentukan penghasilan dengan mengijinkan beberapa perubahan dalam aktiva dan kewajiban untuk mengabaikan laporan laba rugi.

Praktik tersebut dihasilkan dari perhatian akademisi dan analis investasi yang berpusat di sekitar dua permasalahan :

1.  kesulitan bahwa pengguna telah menemukan informasi relevan yang dilupakan dalam laporan laba rugi dan neraca,

2.  pentingnya serta dampak item-item tersebut pada penilaian ekuitas.

SAFS Nomor 130 ”Comprehensive Income kemudian dikeluarkan oleh FASB sebagai sebuah reaksi.  SFAS No.130 menetapkan comprehensive incomesebagai semua perubahan dalam aktiva bersih selain transaksi dengan pemilik.  Tujuan utama pernyataan ini adalah untuk memberikan item pendapatan komprehensif lainnya (perubahan dalam aktiva dan kewajiban yang tidak diungkapkan dalam laporan laba rugi) sama dengan keunggulan sebagai jumlah pendapatan bersih dalam laporan keuangan.

di copas dari:

http://akusukamenulis.wordpress.com/2011/03/05/income-concepts-recognition-and-recipients/

 
Leave a comment

Posted by on March 16, 2011 in TEORI AKUNTANSI

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: